Memahami Filter Neutral Density – ND Filter

Apa Itu Filter Neutral Density?

Filter Neutral Density (ND) adalah filter utama untuk foto long exposure. Filter ND secara bentuk fisik tidak berbeda dari filter polarisasi dan dipasang melalui ulir didepan lensa, lihat foto dibawah ini. ND adalah singkatan dari Neutral Density, kata Neutral kurang lebih karena sifatnya tidak mengubah arah maupun karakter cahaya. Sementara kata Density karena sifatnya mengurangi intensitas cahaya. Jadi kurang lebih bisa diartikan sebagai filter yang berguna untuk mengurangi intensitas cahaya namun tidak mengubah karakternya.

 

Konsep Ideal Filter ND

Sebuah filter ND yang sempurna seharusnya memotong cahaya secara merata. Artinya mereka tidak akan mengubah warna. Kalau anda memotret sebuah obyek, dipasangi atau tidak dipasangi filter ND harusnya warnanya sama persis. Pada kenyataannya, kualitas optik sebuah filter ND akan berpengaruh pada tonal dan warna. Lihat foto dibawah, setelah dipasangi filter ND, warna foto cenderung menguning dibanding sebelum dipasangi filter.

Kegunaan dan Cara Kerja Filter ND

Kegunaan utama filter neutral density adalah mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke lensa. Aplikasi filter ini pada umumnya adalah untuk memotret dalam waktu exposure yang lama.

Kalau anda pernah mengenakan kacamata hitam ataupun berada didalam mobil yang dilengkapi kaca film, pandangan yang semula sangat terang menjadi sedikit redup bukan? Nah, filter neutral density memiliki prinsip kerja yang sama: mengurangi cahaya. Bedanya cahaya yang dikurangi adalah cahaya yang masuk melalui lensa kedalam sensor kamera DSLR atau mirrorless anda.

Berapa Banyak Cahaya Yang Dikurangi Filter ND?

Filter ND memiliki notasi tertentu untuk menandakan seberapa banyak mereka mampu memotong cahaya. Sebagai contoh, filter ND merk B+W dengan notasi B+W 106 memiliki arti filter ini mampu mengurangi cahaya sebanyak 6 stop.

Mengurangi cahaya sebanyak 6 stop bisa terjemahkan di lapangan sebagai berikut: katakanlah anda menemukan sebuah air terjun disebuah hari yang sangat cerah dan ingin membuat efek air kapas seperti foto ini.

 

  • Anda melakukan metering (apa itu metering?) dan kamera DSLR anda berada di mode aperture priority (aperture priority?)
  • Saat aperture di set di angka f/11, kamera memperoleh shutter speed 1/250
  • Karena untuk mencapai efek air kapas seperti foto diatas membutuhkan (contoh saja) shutter speed yang slow 1/4 detik, maka anda keluarkan filter ND 6 stop untuk menggelapkan keadaan
  • Dari pengukuran awal 1/250 detik
  • Turun 1 stop adalah 1/125 detik
  • Turun 2 stop adalah 1/60 detik, dst…
  • Sampai turun 6 stop adalah 1/4 detik.
  • Binggo dapet deh efek air terjun selembut kapas dengan filter ND.

Oke, sekian dulu. Artikel lebih jauh mengenai filter ND bisa anda tunggu dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s